Itil
memek

Cerita Bokep Ngentot dengan Mama ku Berjilbab

Monday, March 28th, 2016 - Cerita Bokep
ITIL Service

Cerita Bokep Ngentot dengan Mama ku Berjilbab – Namaku anto anak dari toni (papah) dan andari (mamah). papah seorang bisnisman yang supersibuk dan jarang sekali berada di rumah. sementara mamah seorang ibu rumah tangga biasa yang suka mengisi waktunya dengan mengisi ceramah pengajian ibu2, mamah mengisi acara pengajian bukan karena ingin mengincar uang tapi hanya karena ingin mengisi waktu luang saja karena pada dasarnya untuk segi ekonomi keluarga kita cukup berada, mamah lulusan salah satu PTN dari jurusan yang berhubungan agama makanya mamah cukup pandai untuk mengisi acara pengajian ibu2 atau ceramah.

waktu itu hari sabtu aku sedang di sekolah untuk latihan ekskul futsal, pada hari sabtu tidak ada kegiatan belajar mengajar. aku latihan futsal dari jam 8 sampai dengan jam 10, aku memiliki kebiasaan langsung bermain dengan teman2 atau tidak langsung pulang ke rumah.

Pukul 9 latihan futsal kami dihentikan karena memang sedari awal pelatih kami terlihat kurang sehat makanya latihan kami hanya dibimbing sebentar dan selebihnya kami dibebaskan memilih untuk latihan sendiri atau pulang. entah kenapa hari itu aku malas sekali untuk bermain dan lebih memilih untuk pulang. sekitar 20 menit perjalanan akhirnya aku sampai di rumah, yang aku tau rumahku sedang tidak ada siapa2 karena papah sedang keluar kota sementara mamah sedang mengisi acara pengajian di komplek sebelah.

Sesampainya di rumah sebelum memasukan motor, dari luar gerbang rumah aku melihat mobil mamah masih terparkir di garasi rumah kami dan di sebelah mobil mamah terlihat ada sepeda motor jadul yang tak lain aku sering liat motor tsb dipakai oleh pak rt. kutengok ke arah pintu rumah ternyata tertutup rapat, aku menjadi curiga kenapa mamah ga jadi perginya? kenapa ada pak rt? kalo bener ada pak rt kenapa pintunya ditutup rapet gitu? setelah banyak pertanyaan terlintas di pikiranku akhirnya kuputuskan untuk memastikan sendiri apa yang terjadi. aku putar balik motorku dan aku sembunyikan di pos satpam lalu aku kembali ke rumah, perlahan tanpa menimnbulkan suara kubuka gerbang dan memasuki halaman rumah, aku berjalan perlahan ke arah kebun samping rumah yang dimana disitu ada jendela yang bisa melihat isi di ruang tamu.

saat semakin dekat dengan jendela aku mendengar suara aneh dari ruang tamu, suara itu cukup familiar. yang tak lain suara itu adalah suara yang sering kudengar saat menonton bokep, ya suara itu adalah suara desahan orang yang sedang asik ngentot. aku jadi makin penasaran apa yang terjadi di dalam. saat ku dekatkan wajahku ke jendela dan melihat kejadian di dalam aku sangat terkejut dan tercengang dengan pemandangan di dalam. mamah masih dengan menggunakan gamis tadi pagi yang dipakai katanya buat mengisi ceramah di komplek sebelah, tetapi bedanya gamis yang tadi pagi sebelum aku berangkat ke sekolah dengan gamisnya yang sekarang adalah gamis tadi pagi yang berwarna putih itu begitu rapih.

sementara yang sekarang terangkat bagian bawahnya sampai ke perut dan masih lengkap dengan jilbab putihnya sedang asik menunggangi pak rt. terlihat pak rt sudah tidak memakai celana tetapi masih memakai baju kemejanya. awal banget aku melihat pemandangan itu sungguh kesal, bt dan cemburu tapi tak lama berselang itu semua terganti menjadi rasa pensaran dan nafsu lihat mamah bermain seks, walaupun aku tidak melihat tubuh mamah dengan jelas karna masih memakai pakaiannya, mungkin hanya bagian kaki dan pahanya yang bisa terlihat oleh aku.

mamah : “pak uuuhhh enak bangett pak.. hmmm uuuhhh”
pak rt : “iya bu memek ibu juga legit banget.. jarang2 dapet iuran bulanan rt dibayar pake memek ustajah binal hehe” terlihat mamah masih asik menggenjot dari atas, kadang maju mundur, atas bawah bahkan memutar
m (mamah) : “siapa yang ustajah binal uuuhhh pak rt hmmm?”
pr (pak rt) : “ya ibu dong hehe.. siapa lagi.. nih buktinya mau ngentot sama saya..”
m : “hehe bisa aja pak rt.. saya kan mau ngentot sama pak rt cuma itung2 amal saja hhihi.. nanti siapa tau dapet pahala bikin seneng orang dan juga buat bayar hmmm iuran RT, abis saya ga ada receh buat bayarnya hihi uuhhhh” aku kaget dengan perkataan mamah barusan, jadi mamah melakukan ini karena ingin membayar iuran bulanan, murahan sekali mamahku ini pikirku
pr : “asik.. berarti bisa rutin dong beramal ke saya nya? uuuhhh terus bu goyang hhmmm”
m : “tergantung pak, kalo iuran rt ya konsisten cuma tiap bulan dong hehe nah kalo beramal baru deh itu seminggu sekali dan tiap hari sabtu, kalo sabtu depan yang datang duluan bukan bapak ya berarti rezeki orang lain hehehe uuuhhhh hmmm”
pr : “wah kalo bukan saya bararti rezeki siapa tuh? hmmm”
m : “kan kata saya tergantung, bisa tukang sayur, pak satpam atau siapa aja yang datang duluan hihi uuhhhh hmm”
pr : “terus kalo saya, pak satpam sama tukang sayur dateng bersamaan gimana tuh? hehe”
m : “ya ga gimana2 pak, berarti semuanya saya kasih amal bareng2 hehe uuuhh”
pr : “wah kita semua gantian dong masuk sini nya buat ngegilir ibu hehe”
m : “hmmm uuhhh ngapain mesti gantian pak? ga aahhhh perlu ada yang saling nunggu hihi”
pr : “maksudnya bu? aahhh”
m : “ya kalo yang dateng2nya bareng2 aaahhh cuma bertiga langsung aja pada masuk ke rumah, mmmhhh ga usah saling nunggu, emang saya beras zakat mesti diantriin hihi”
pr : “kalo ga nunggu gimana dong bu uuhhh?”
m : “ya kalo cuma bertiga kan pas tuh bisa bareng2 uuuhhh hihi, yang hmmm satu di memek, satu dianus dan satu lagi mulut hmmmm uuhh hihi, kcuali kalo lebih dari tiga, hmmm sisanya yang ga kbagian ya berarticuma kebagian grepe2 doang hihi”
pr : “hmm dasar ustajah binal..” tiba2 pak rt memeluk tubuh mamah dan memutar tubuh mereka, sehingga kini pak rt ada diatas mamah sedang menunggangi mamah. pak rt menggenjot mamah dengan tempo cepat.
pr : “aaahhh terima nih peju gua uuhhhh aaahhh”
m : “jangan dulu pak rt uuuuhhhh tahan dulu aaahhh”
pak rt menekan makin dalam dan tiba2 dia agak kejang2, nampaknya pak rt orgasme
pr : “aaahhh ga tahan saya bu hehe” terlihat raut wajah mamah sempet kecewa tapi dengan sekejap dirubah lagi menjadi senyuman manis
m : “gpp kok pak rt, yang penting pak rt puas kan?” tanya mamah dengan kontol yang masih menancap di memek mamah
pr : “puas dong bu, hehe” kata pak rt sambil kepalanya sandaran diatas tetek mamah yang masih tertutup gamis, dan tangan pak rt mengelus2 tetek mamah

setelah istirahat beberapa menit pak rt bangkit dan mencabut kontolnya, pluuup bunyinya. terlihat cairan keluar dari memek mamah.
m : “uuhhh ga mau lanjut ronde dua nih pak? hihi” kata mamah genit sambil mengedipkan mata sebelah dan meremas2 toketnya sendiri
pr : “duh maaf bu ga bisa, saya mau nagih ke tetangga lain.. seandainya ga ada kegiatan saya mau full disini terus deh genjotin ibu hehe”
m : “alah kayak yg kuat aja, yaudah sana gih pergi hihihi”
pr : “ok bu saya pergi dulu ya, assalamualaikum” pak rt keluar rumah setelah sbelumnya telah memakai pakaian

m : “walaikumsalam” kata mamah menjawab tapi masih dengan posisi tadi, gamisnya terangkat sampai keperut dan memek dengan jembut dibentuk segitiga diatas memeknya terekspos kemana2. tak lama terdengar suara motor pak rt pergi. aku pikir pertunjukan show mamah secara langsung sudah beres, tetapi saat aku hendak pergi meninggalkan tempat mengintip ku tadi aku melihat mamah menarik nafas panjang dengan raut wajah yang sedikit kecewa, lalu terlihat mamah mengambil sesuatu dari tas kecilnya dan saat benda itu keluar aku kaget sekali mamah punya benda seperti itu, benda itu adalah vibrator kecil berbentuk kontol. mamah lalu menyalakan vibrator tersebut dan menggesek2annya di memeknya

m : “hmmm uuuhhhh aaahh” mamah terus orgasme selama beberapa menit, setelah beberapa menit berlalu terlihat badan mamah kaku dan menegang dan tak lama mamah sedikit mengejang. mamah baru saja orgasme waktu itu. nafas mamah sangat memburu waktu orgasme. setelah istirahat beberapa menit mamah terlihat sangat lelah dan tak lama terdengar mamah seperti tertidur. saat ini aku yakin kalo ga ada pertunjukan lainnya lalu aku putuskan untuk pergi. aku pergi mengambil motorku dan memasukannya ke garasi. aku pikir saat itu mamah terbangun oleh suara motor.

saat aku masuk ruang tamu terlihat mamah masih tertidur diatas sofa dengan kaki mengangkang dan memek indah nya terekpos dengan bebasnya. kali ini aku bisa melihat langsung tanpa terhalang jendela kaca lagi. begitu indah memek mamah ditambah cairan meleleh dari sela2 memeknya, mungkin itu bekas pergelutannya dengan pak rt tadi.

aku begitu nafsu melihat mamah dalam posisi seperti ini dan juga berkhayal bisa menggenjotnya. setelah dipikir2 sebentar aku tak peduli mamah akan marah atau bagaimana yang penting saat ini aku haru bisa menikmati mamah. kuputuskan untuk ngentot dengan mamah sekarang. kubuka seluruh baju dan celana ku hingga bugil. lalu kudekatkan ke tubuh mamah, terdengar dengkuran halus dari mamah.

aku ingat dengan film yang aku tonton biasanya kalau mau ngentot harus pemanasan dengan ciuman, raba2 dll tapi saat itu aku tidak mau melakukannya karena takut keburu mamah bangun dan melabrak aku ditambah akunya juga sudah tidak tahan. kudekatkan kontolku ke memek mamah yang sangat basah itu. setelah kepala kontolku nempel dengan permukaan memek mamah, mamah menggelinjang dari tidurnya. kutekan perlahan kontolku, entah kenapa walaupun basah aku agak sulit memasukan kontolku. blleessshh akhirnya kepala kontolku masuk. tiba2 mamah bersuara, saat kulihat mukanya mamah masih memejamkan matanya dan merintih

m : “hmmm pak rt balik lagi? ketagihan ya? hehe uuhhh” ternyata mamah menganggap bahwa yang sedang menyetubuhinya pak rt. mamah berbicara dengan nada halus sekali, terlihat mamah lemas sambil merintih keenakan, aku ga berani menjawabnya karena takut ketahuan.

m : “ayo dong lanjutin.. masa diem aja pak rt” ditegur sperti itu membuat ku tersadar untuk cepat menuntaskan ini takut keburu mamah sadar sepenuhnya. kutekankan kembali kontolku dengan susah payah.
m : “duh kok kontolnya jadi ngegedein sih pak rt? hmmm enak nih uuhhh” bllleesss akhirnya kontolku masuk semua

m : “aaaahhhhh gila enak banget uuhhh gede, ayo genjot pak..” aku genjot dengan tempo perlahan, sebisa mungkin aku tidak mengeluarkan suara ataupun desahan. permainan kami terus meningkat dari yang perlahan mulai dinaikan temponya sleb sleb sleb tak lama mamah bersuara

m : “pak saya keluar uuuhhhh aaahhh” berasa sekali kontolku seperti disiram air hangat. kudiamkan sejenak kontolku agar memberi waktu mamah menikmati orgasme nya.
m : “hmm permainan bapak lebih enak dari yang tadi hihi uuhhh” entah kenapa mamah masih malas untuk mebuka mata padahal aku yakin kalau dia sudah bangun dari tidur dan sadar sepenuhnya.

setelah istirahat beberapa menit tiba2 mamah menggoyang2kan badannya agar kontolku keluar masuk di dalam memeknya, ini kode agar aku memulai kembali genjotannku. ku mulai ronde kedua, sleb sleb pertama dengan genjotan perlahan, dilanjutkan agak tinggi temponya

m : “ayo lebih keras pak uuuuhh teruss aahhh” saat genjotan dengan tempo sangat tinggi aku melakukan kesalahan yang sangat fatal

a (aku) : “iya mah uuuhh” seketika aku sadar dan menutup mulutku dengan tangan. genjotan mamah pun berhenti tiba2, lalu mamah membuka mata

m : “anto.. apa yang kamu lakuin?” terlihat mamah melotot sambil berbicara dengan ku dengan nada tinggi

a : “hmmm annuu…” aku tidak bisa jawab apa2 dan hanya menundukan kepala karena sudah terlanjur malu dan takut, tetapi kontolku masih menancap di memek mamah

m : “berani2nya ya kamu, nanti mamah laporin ke papah biar ga dikasih uang jajan lagi” aku sangat takut waktu itu, kalau bener dilaporkan bukan saja uang jajan tapi aku bakal ga dianggep jadi anaknya lagi mungkin. mamah terus memarahiku panjang lebar, sementara aku hanya bisa menunduk dan manggut2 saja, anehnya saat dimarahi yang menurutku cukup lama itu kontolku masih menancap di memek mamah, jadi saat itu mamah memarahiku masih dengan posisi memeknya disodok kontolku.

m : “sekarang liat mamah anto” masih dengan nada tinggi, kuberanikan diri menatap wajah mamah
m : “kenapa kamu berani melakukan ini sama mamah?” aku masih belum bisa menjawabnya karena masih ketakutan, anehnya kontolku tidak menciut saat dimarahi mamah

m : “sekarang cabut itu..” kata mamah sambil menunjuk ke arah kontol ku dan dengan masih nada marah. perlahan ku cabut kontolku sambil kulihat wajah mamah

m : “uuuhhhhh…” terdengar mamah mendesah halus saat kontol ku dicabut plluupp. aku melihat mata mamah melirik kontolku saat sudah tercabut dan gigi mamah menggigit sedikit bibir bawah mamah, seperti ekspresi orang yang sedang pengen. tapi itu tak berlangsung lama, mamah kembali memarahi ku. tapi bedanya saat ini aku dimarahi mamah sambil mata mamah sering melirik kontolku yang tak loyo2. bagaimana bisa loyo, orang dimarahinnya sambil di tontonin memek mamah, saat itu gamisnya masih belum dibenerin jadi aku masih bisa melihat memek mamah.

m : “oke sekarang mamah mau telpon ke papah buat ngelaporin kelakuan kamu” kata mamah berdiri dan menurunkan gamisnya sehingga memeknya kini tertutup gamisnya
a : “jangan mah pliiisss”

m : “kelakuan kamu sudah kelewatan mamah mesti lapor ke papah biar kamu dikasih hukuman sama papah”
a : “jangan mah nanti bisa diusir dari rumah anto nya” kata ku mengiba, mamah berpikir sejenak

m : “yaudah gpp papah ga jadi mamah kasih tau, biar mamah sendiri aja yang ngehukum kamu” masih dengan nada jutek dan marahnya, aku hanya bisa mengangguk. mamah lalu berjalan ke pintu depan dan kepala nya keluar den celingak celinguk kiri kanan, lalu mamah masuk kembali dan mengunci pintunya

m : “mamah masih bingung menghukum apa ke kamu, mestinya mamah nanya ke papah”
p : “jangan mah plisss”

m : “yaudah gini aja deh hukumannya” dengan nada jutek, mamah kembali ke sofa ruang tamu. jika orang ingin duduk biasanya mendaratkan pantatnya terlebih dahulu tetapi mamah tidak, dengan gerak sangat perlahan mamah mendaratkan lutunya terlebih dahulu yang pertama kiri dan yang kedua kanan, kini lutut mamah ada di sofa. posisi mamah menghadap belakang sofa dan membelakangi ku. tangan nya memegang sandaran belakang sofa, mamah agak menungging. aku bingung apa yang dilakukan mamah.

m : “yee malah diem, mau hukuman mamah apa hukuman dari papah nih?” kata mamah yang lagi2 dengan nada jutek dan marah. aku bingung setengah mati apa yang mamah lakukan dan apa yang mesti kulakukan

a : “ga mau dihukum papah”
m : “yaudah berarti hukuman mamah aja, yaudah cepet” aku bingung mesti ngapain

m : “yee malah bengong.. nih biar jelas deh hukumannya apa” tiba2 mamah mengangkat kembali gamis bagian bawahnya sampai perut sehingga memeknya kembali terlihat tapi kini dari arah belakang. aku masih bingung, takut dan tidak percaya apa yang mamah lakukan, karena mamah masih bebicara seperti org marah tetapi malah memberi tontonan memeknya

m : “hehehe anto sayang, mamah cuma akting kok marah2nya, seneng aja liat kamu ketakutan gitu hehe. kontolnya masih bangun aja tuh, yyukkk sini sayang sodok mamah lagi, masih nafsu sama mamah kan?” kata mamah dengan nada lembut halus dan sedikit centil, beda 180 derajat dengan yg tadi

a : “bener mamah ga marah?”
m : “ya awalnya mamah marah tapi dipikir2 kasian kamu juga yang masih kena tanggung gitu hihi”
a : “kasian ke anto apa kasian ke mamah sendiri tuh yang masih nanggung? hehe”
m : “hahaha iya iya deh mamah ngaku, abis kontol kamu tuh bandel banget masuk memek mamah tanpa permisi, yaudah jadi mamah mau hukum deh hehe, masih nafsu sama mamah kan sayang?”

a : “hmm iya masih mah hehe”
m : “yaudah kalogitu genjot mamah lagi dong kayak tadi, tubuh mamah buat anto seorang hihi” aku kembali mendekat ke mamah, ku raba2 pantat mamah, pllaaakkk ku tampar pantat mamah
m : “aaaawwww kok ditampar sih?” kata mamah sambil menggigit bibir bagian bawahnya
a : “abis nakal sih pake maen sama pak rt sgala hehe” plllaaakkk

m : “uuhhhhh loh sayang kamu liat mamah sama pak rt tadi?” mamah agak kaget sambil mendesah karna ditampar
a : “iya mah hehe”
m : “jangan kasih tau papah ya? kamu ga marah kan sayang?”
a : “ok siap mah, ngga kok malah anto seneng liat mamah binal gitu apalagi masih pake jilbab hehe”
m : “hmm dasar anak mamah ini hihi, oh jadi kamu seneng mamah masih pake jilbab?”
a : “iya mah seneng banget hehe”

m : “yaudah kamu boleh deh nampar pantat mama lagi biar kamu seneng hehe” pllaaakk aku tampar kembali pantat mamah
a : “tuh 3 kali tamparan karna udah selingkuh dan binal hehe”
m : “dduuuuhhh gimana ya” kata mamah dengan berlagak seperti orang mikir
m : “kayaknya anto mesti nampar mamah 3 kali lagi deh soalnya mamah maen sama kamu tadi hehehe”
a : “hmmm dasar ppllaaakk pllaakkk pllaakk”
m : “uuuhhh aaaahhh uuhhhh” mamah terus mendesah saat kutampar
m : “enak banget sayang uuuhhhh, masukin kontolnya skrg dong sayang”

a : “ok mam” kuarahkan kontolku ke memek mamah, kugesek2an kepala kontolku di permukaan memek mamah
m : “hmm sayang masukin sekarang kontol kamu.. mamah ga tahan aaaaahhhhh uuhhhh” tiba2 mamah menegang dan agak mengejang. ternyata mamah orgasme hanya dengan digesek2 kontol
m : “tuh kan mamah keluar deh hihi, ayo sayang masukin skrg” perlahan kutekan kontol ku, agak susah tapi akhirnya semuanya masuk, blleessshhh

m : “uuuhhh gede banget kontol kamu sayang aaaahhh genjot ya aaahhh”
a : “ok mam uuhhhh slleb sllebb sllebb”
m : “uuhhh aaahhh uuhhhh” selang beberapa menit kugenjot dari yang tempo perlahan hingga cepat dan akhirnya mamah kembali orgasme

m : “aaaahh sayangg mamah keluar lagi, kamu masih belum keluar?”
a : “belum mah hehe”
m : “kok kuat banget sih? hayoh kamu sering maen cewek ya? makanya bisa kuat?”
a : “ngga kok mah sumpah deh”
m : “wah brrti masih perjaka dong? hihi”
a : “tadinya sih iya tapi kan skrg udah direbut sama mamah hehe”
m : “hmm dasar, ganti gaya yuk ah, cabut dulu kontol kamu..” pllluuup aku cabut kontolku, terus mamah

menyuruhku rebahan diatas karpet ruang tamu, lalu mamah memasukan kembali kontol ku, kali ini dengan gaya mamah diatas.

m : “uuuhh aaah hmmm uuhh aaahhhh” mamah menggenjot ku maju mundur, atas bawah kadang memutar
m : “mau sambil nyusu sayang?”
a : “mau.. tapi ribet ah mesti lepas baju dulu uuhh aaahhh”
m : “ga usah lepas baju kok aaah mmhhh” tiba2 sreeeekkk, mamah menari baju nya dari arah kerah leher hingga sobek sampe perut. terus mamah mengeluarkan teteknya dari luar baju gamisnya
a : “kok disobek mah? ga sayang tuh?”
m : “abis tanggung sih hehe males lepasnya. nih nyusu sayang uuhhh”
a : “mamah ga pake bh? dari tadi?”
m : “hehe mamah lepas bh nya pas tadi liat pak rt mau ke rumah hihi”
a : “hmmm dasar uummhhh mmpphh ssrrruuppp,” sambil digenjot mamah aku nyusu ke tetek mamah
m : “ahhh terus sayang aaaahh uhhhh” cukup lama di posisi ini hingga aku udah mau orgasme
a : “mah anto mau keelluuarr uuhhh”
m : “bareng ya sayang mamah juga maauu keluarr aahhh” genjotan mamah makin cepat. crroott crrroott cret cret cret akhirnya kami orgasme bareng2 di dalam memek mamah
a : “enak mah uuhhh”
m : “iya sayang enak hha uuh ahh uhh” suara mamah masih ngos ngosan dan ambruk diatas tubuh aku
m : “makasih ya sayang, mamah ga pernah seenak ini” mama mengecup keningku
a : “sama2 mah, lain kali boleh lagi ga?”
m : “boleh dong sayang, kalo ga ada papah kamu bebas nyodok dan genjot mamah kok d rumah ini hehe”
a : “asiiikk” kulihat jam sudah menunjukan pukul 11 siang. mamah masih ambruk diatas tubuhku karena kelelahan dan tak lama kami berdua tertidur diatas karpet ruang tamu dengan kontolku yang masih menancap d memek mamah.

pukul 11.35 aku terbangun dan masih dengan posisi sama, mamah diatas aku dan kontol aku masih menancap di memeknya. perlahan aku sedikit memiringkan tubuh agar mamah bisa lepas dan rebahan di samping aku. plluuupp aku lepas kontolku, keluar cairan sangat banyak sekali dari memek mamah.

Karena kasihan mamah tertidur di karpet akhirnya aku putuskan untuk menggotongnya dan membawanya ke kamar, aku rebahkan kembali mamah diatas kasur di kamar mamah. tadinya aku ingin ikut tidur disampingnya, tetapi saat melihat mamah dengan keadaan gamis putih yang acak2n dan tetek memek nya terekspos kemana2 tetapi masih mengenakan jilbab menjadi sensasi tersendiri dan tanapa sadar membuat kontolku berdiri lagi, karena kasihan dengan mamah yang terlihat capek maka aku putuskan untuk

mengocoknya saja menggunakan tangan sambil tangan satu lagi meremas tetek mamah. saat hendak ingin keluar aku dekatkan kontolku ke wajah mamah dan akhirnya ccrroo crroot cret cret cret aku nyemprotin sperma ku ke wajah mamah sebagian mengenai jilbabnya. mamah tidak terbangun dari tidurnya, setelah keluar semua aku mengelapnya dengan jilbab mamah dan kuputuskan untuk ikut tidur disamping mamah.

saat asik tertidur aku merasa kontolku ada basah2 enak, setelah kubuka mata aku, kulihat ke arah bawah yaitu arah kontolku, ada kepala lengkap dengan jilbabnya sedang asik menjilati kontolku dan ternyata itu adalah mamah. mamah saat itu sudah berpakaian rapi lengkap dengan jilbabnya.

klik untuk perbesar gambar

m : “eehhh udah bangun sayang” kata mamah masih sambil menjilati kontol ku
a : “mamah ngapain mah hhmmm” kataku yang masih setengah sadar
m : “ya bangunin kamu lah, liat tuh udah jam brp?” kulirik jam dinding ternyata sudah jam 4 sore.
m : “tadi kamu yang nyemprotin sperma di muka mamah?”
a : “hehe” aku hanya ketawa ringan ditanya seperti itu oleh mamah

m : “hmmm ssrrruupp kering tau muka mamah, mmpphh nyyyammm jadi lama aja mandinya” kata mamah sambil diselingin menjilat kontolku

klik untuk perbesar gambar

a : “hehe maaf deh, emang mamah ga suka?”
m : “ya suka sih hehe hmm mmuuaahh ssrrllele”
a : “dihh dasar hehe, mah tadi katanya cuma mau bangunin anto, anto udah bangun nih, kok masih asik aja tuh maenin lolipop hehe”
m : “ini lagi ngebersihin sisa yang tadi, kamu tuh ya mau tidur bukannya dicuci dulu kontolnya, jangan dijadiin kebiasaan ya hhmm ssrrruupp”
a : “bodo ah mau dijadiin kebiasaan aja, biar tiap bangun tidur mamah ada kerjaan buat bersihin kontol anto hehe”

m : “hmm dasar.. yaudah deh mamah sekarang fungsinya jadi pembersih kontol anto, asal anto bisa muasin mamah terus kayak tadi aja hehe”
a : “ok siap mah, tuh kontol anto berdiri lagi, tanggung jawab mah hehe”
m : “yasudah pake mulut aja ya? hihi” lalu mamah lanjut mengulum kontol ku.

Jujur saja aku masih tidak percaya dengan kuluman mamah yang begitu lihai, aku tidak tahu mamah belajar dari mana, setau aku lingkungan mamah itu ibu2 pengajian saja, kecuali tadi aku melihat dia maen sama pak rt.

aku keenakan di sepong mamah hingga muncrat di mulut mamah. mamah tidak langsung menelannya, tapi memperlihatkan ke aku dan memainkan dimulutnya lalu ditelan.

Akhirnya seharian itu kita terus bermain di rumah sampe sama2 lemas untuk esok harinya

Lihat Juga : Cerita Bokep Dewasa Kerja Lembur

Incoming search terms:

cerita bokep ibu ,Cerita xxx mama ,cerita sex mama berjilbab ,cerita mama xxx ,Ngentot mama jilbab ,cerita sex ibu2 tua gendut 50th ,cerita xxx mamah ,Cerita ngentot mama berjilbab ,cerita ngentot mama jilbab ,ngentot mama berjilbab ,cerita sex mama jilbab ,cerita xxx jilbab ,cerpenxxx ,cerita xxx dengan mama ,cerita ngentot ibu berjilbab ,cerita sex mama hijab ,cerita sek ibu2 tua ,cerita xxx dengan ibu ,cerita jilbab xxx ,cerbok mama ,video bokep pakistan pemerkosaan dibawah umur secara brutal ,stw doyan sodomi ,bokep mama ku ,cerita xxx ngentot mama ,Cerita bokep dengan ibu ,Cerita bokep ngentot dengan mama ,cerita ibu xxx ,cerita bokep dengan mama ,bokep mama jilbab ,cerita xxx ibu dan anak ,ngentot mama berhijab ,cerita sex mama berhijab ,cerita ngentot berjilbab ,bokep mamah ku ,cerita xxx ibu hijab ,cerita xxx sama mama ,mama jilbab ngentot ,cerita xxx mama dan anak ,Cerita sex ngentot mama berjilbab ,cerita porno ibu

Cerita Bokep Ngentot dengan Mama ku Berjilbab |
ITIL Service
memekngentot
| 4.5